Sabtu, 17 November 2018

Peluang Usaha Roti Bakar Yang Perlu di Ketahui

Salah satu peluang bisnis makanan yang layak dicoba bagi Anda yang ingin terjun dalam usaha kuliner adalah roti bakar. Tidak hanya mudah dijalankan, modal yang dibutuhkan untuk bisa memulainya tidak terlalu besar.

Roti bakar memiliki rasa yang lezat dan gurih, tidak heran jika disukai oleh kebanyakan masyarakat baik laki-laki dan perempuan, orang dewasa maupun anak-anak. Bahkan, banyak diantara mereka yang menjadikan roti bakar sebagai sarapan pagi setiap hari.

Fenomena ini memberikan gambaran bagi kita kalau berjualan roti bakar merupakan salah satu jenis bisnis makanan yang memiliki peluang yang cukup besar untuk meraih banyak keuntungan.

Modal Untuk Memulai Usaha Roti Bakar
Jika Anda berminat untuk mencoba berjualan roti bakar, berikut ini estimasi modal awal yang dibutuhkan untuk memulainya:
• Pembuatan gerobak Rp.1.500.000
• Alat pembakaran roti Rp.300.000
• Kompor gas Rp.300.000
• Toples Rp.20.000
• Pisau Rp.8.000
• Solet besar sebanyak 4 biji Rp.25.000
• Solet kecil sebanyak 4 biji Rp.18.000
• Gau Rp.15.000
• Spanduk Rp.100.000
• Lain-lain Rp.20.000

Jika dihitung secara keseluruhan, besarnya modal awal yang dibutuhkan untuk mulai berjualan roti bakar berkisar Rp.2.306.000. Modal ini tidak terlalu besar dan mudah dikumpulkan. Itulah sebabnya mengapa usaha berjualan roti bakar sering diistilahkan dengan bisnis makanan modal kecil.

Hanya saja perlu dicatat bahwa estimasi di atas merupakan modal awal yang dikeluarkan sekali untuk jangka waktu yang lama. Untuk pengeluaran bulanan, estimasinya sebesar 1-2 juta rupiah setiap bulannya. Biaya pengeluaran bulanan tersebut mencakup pembelian bahan-bahan roti seperti selai strawberry 5 kg, selai nanas 5 kg, mentega 10 kg, kacang 3 kg, ceres 10 kg, susu cair 40 kaleng, dan bahan-bahan pendukung lainnya.

Lantas bagaimanakah besarnya peluang keuntungan yang didapatkan? Mari kita hitung! Anggaplah harga roti bakar per porsi Rp.10.000, sedangkan total jumlah roti bakar yang terjual dalam sebulan mencapai 600 porsi. Berarti total pendapatan kotor sebesar Rp.6.000.000. Jika total keseluruhan untuk biaya pengeluaran sebesar Rp.3.000.000, maka total keuntungan bersih yang didapatkan adalah Rp.6.000.000 – Rp.3.000.000 = Rp.3.000.000. Terima kasih.
Load disqus comments

0 komentar